Jumat, 25 November 2016

07. Makalah tentang Sistem Ekonomi Kesehatan Negara Maju (3 Negara : Australia, Amerika Serikat dan Swedia

                                                                        MAKALAH


                        Dosen  :  Adisti A. Rumayar, SKM, M.Kes., MPH



                                                                        Topik

                                    “Sistem Ekonomi Kesehatan Negara Maju (3 Negara : Australia, Amerika
                                    Serikat dan Swedia)”

              




Nama               : Junianti Ahmad
NIM                : 14111101017
Kelas               : AKK
Semester          : 5
Tugas               : Ekonomi Kesehatan





FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2016


KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan segala rahmat, hidayah dan karunia-Nya sehingga makalah dengan judul “Sistem Ekonomi Kesehatan Negara Maju (3 Negara Australia, Amerika Serikat dan Swedia)” ini bisa diselesaikan tanpa halangan suatu apapun.
Pesan singkat dari penyusunan makalah ini adalah semoga makalah ini dapat memberi manfaat bagi kita semua. Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik dan saran dari pembaca sangat saya harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.






















                                                                        DAFTAR ISI


Kata Pengantar......................................................................................................................1
Daftar Isi...............................................................................................................................2
Bab I : Pendahuluan..............................................................................................................
            1.1 Latar Belakang....................................................................................................3
            1.2 Rumusan Masalah...............................................................................................3
            1.3 Tujuan Penulisan.................................................................................................3
Bab II : Pembahasan.............................................................................................................
            2.1 Sistem Ekonomi Kesehatan di Negara Australia................................................4
            2.2
Sistem Ekonomi Kesehatan di Negara Amerika Serikat....................................5
            2.3
Sistem Ekonomi Kesehatan di Negara Swedia..................................................8
Bab III : Penutup...................................................................................................................
            3.1 Kesimpulan........................................................................................................11
            3.2 Saran..................................................................................................................12
Daftar Pustaka.....................................................................................................................13






















BAB I
                                                            PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang
Suatu negara dikatakan berkembang atau maju salah satunya adalah dengan melihat pada keberhasilan pembangunan oleh negara yang bersangkutan. Apabila negara tersebut belum dapat mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan atau belum dapat menyeimbangkan pencapaian pembangunan yang telah dilakukan. Sedangkan negara yang mampu menyeimbangkan pencapaian pembangunan yang telah ditetapkan, sehingga sebagian besar tujuan pembangunan telah dapat terwujud baik yang bersifat fisik ataupun nonfisik maka negara tersebut dapat disebut negara maju

1.2 Rumusan Masalah
Bagaimana Sistem Ekonomi Kesehatan di Negara Maju Australia?
Bagaimana Sistem Ekonomi Kesehatan di Negara Maju Amerika Serikat?
Bagaimana Sistem Ekonomi Kesehatan di Negara Maju Swedia?

1.3 Tujuan Penulisan
Untuk Mengetahui Bagaimana Sistem Ekonomi Kesehatan di Megara Maju Australia
Untuk Mengetahui Bagaimana Sistem Ekonomi Kesehatan di Megara Maju Amerika Serikat
Untuk Mengetahui Bagaimana Sistem Ekonomi Kesehatan di Megara Maju Swedia

















BAB II
    PEMBAHASAN


2.1 Sistem Ekonomi Kesehatan di Negara Australia

1. Ekonomi Australia menganut sistem ekonomi pasar dengan PDB per kapita yang tinggi dan angka kemiskinan yang rendah. Dolar Australia adalah satuan mata uang negara ini, termasuk pula Pulau Natal, Kepulauan Cocos (Keeling), dan Pulau Norfolk, juga negara-negara kepulauan Pasifik yang merdeka, yakni Kiribati, Nauru, dan Tuvalu. Setelah penggabungan Australian Stock Exchange dan Sydney Futures Exchange pada tahun 2006, kini Bursa Efek Australia menjadi bursa saham terbesar ke-9 di dunia. Menempati peringkat ketiga dalam Indeks Kebebasan Ekonomi (2010), Australia adalah ekonomi terbesar ke-13 di dunia dan memiliki PDB per kapita terbesar ke-9 di dunia; lebih tinggi daripada Britania Raya, Jerman, Perancis, Kanada, Jepang, dan Amerika Serikat. Negara ini menduduki peringkat kedua dalam hal Indeks Pembangunan Manusia PBB Tahun 2010 dan menduduki peringkat pertama dalam hal Indeks Kemakmuran yang diterbitkan oleh Legatum pada Tahun 2008. Semua kota besar di Australia tidak lagi menjadi objek survey kelayak-hunian komparatif dunia, oleh karena telah melampaui syarat-syarat yang ditentukan; Melbourne mencapai tempat kedua dalam kriteria kota yang paling layak huni di dunia pada tahun 2008 menurut The Economist', diikuti oleh Perth (ke-4), Adelaide (ke-7), dan Sydney (ke-9) Keseluruhan utang pemerintah di Australia adalah sebesar $ 190 miliar. Harga rumah di Australia adalah di antara yang termahal, sedangkan beberapa level utang rumah tangga adalah di antara yang terbesar di dunia. Penguatan ekspor komoditas, melebihi barang-barang manufaktur telah mendukung kenaikan signifikan rasio perdagangan Australia sejak awal abad ini, karena naiknya harga komoditas. Australia memiliki neraca pembayaran yang lebih besar daripada 7% PDB negatif, dan memiliki defisit current account selama lebih daripada 50 tahun. Rata-rata pertumbuhan ekonomi tahunan Australia adalah sebesar 3,6% selama 15 tahun, pembandingnya adalah rerata tahunan OECD sebesar 2,5%. Terdapat opini yang berbeda-beda menurut bukti apakah Australia salah satu dari sedikit negara OECD yang terhindar dari kelesuan pada Krisis ekonomi 2008 ataukah tidak. Enam mitra dagang utama Australia mengalami kelesuan ekonomi yang pada gilirannya memengaruhi Australia, dan pertumbuhan ekonomi menghambat negara ini selama beberapa tahun. Pada 1980-an, Partai Buruh, dipimpin oleh Perdana Menteri Bob Hawke dan Bendahara Paul Keating, memulai proses pemodernan ekonomi Australia dengan mengambangkan dolar Australia pada 1983, dan mengatur sistem keuangan. Sejak 1996, pemerintahan Howard telah melanjutkan proses reformasi ekonomi mikro, termasuk deregulasi sebagian dari pasar tenaga kerja dan penswastaan BUMN, terutama industri telekomunikasi. Reformasi yang cukup dalam sistem pajak tak langsung dicapai pada Juli 2000 dengan diperkenalannya pajak barang dan jasa (goods and service tax; GST) sebesar 10% yang sedikit mengurangi ketergantungan terhadap pajak pemasukan pribadi dan perusahaan yang masih melambangkan sistem pajak Australia. Ekonomi Australia tidak mengalami resesi sejak awal 1990-an. Pada Juli 2005, pengangguran masih dalam kisaran 5%. Sektor jasa, termasuk pariwisata, pendidikan, dan jasa finansial membentuk 69% dari PDB. Pertanian dan sumber daya alam hanya membentuk 3% dan 5% dari PDB, tapi cukup membantu banyak dalam ekspor Australia. Pasar ekspor Australia terbesar termasuk Jepang, Cina, AS, Korea Selatan dan Selandia Baru. Hal yang menjadi perhatian para ekonomis termasuk defisit anggaran (current account deficit) dan juga tingkat hutang luar negeri bersih (net foregin debt) yang tinggi. Pada Januari 2007, angka pengangguran mencapai 10.033.480 penduduk, dengan laju sebesar 5,1%. 189 Pengangguran muda (15-24) menaik dari 8,7% sampai 9,7% pada 2008-2009. Pada dasawarsa lalu, inflasi berada pada kisaran 2–3% dan suku bunga dasar 5–6%. Ekonomi sektor jasa, termasuk pariwisata, pendidikan, dan jasa keuangan, terhitung sebesar 70% PDB. Kendati pertanian dan sumber daya alam terhitung hanya 3% dan 5% PDB (masing-masing), mereka bersumbangsih bagi kinerja ekspor. Pasar ekspor terbesar Australia adalah Jepang, Cina, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Selandia Baru. Australia adalah pengekspor minuman anggur terbesar ke-4 di dunia, dalam industri yang menyumbang $ 5,5 miliar per tahun bagi ekonomi nasional.

2. Kesehatan Harapan hidup di Australia cukup tinggi, 78,7 tahun untuk laki-laki dan 83,5 tahun untuk perempuan yang lahir pada tahun 2006. Australia menduduki peringkat tertinggi kanker kulit di dunia, sementara rokok adalah penyebab penyakit dan kematian terbesar yang dapat dicegah. Australia memiliki salah satu proporsi tertinggi kelebihan bobot badan di antara negara-negara maju; juga menjadi yang paling tersukses dalam hal pencegahan persebaran HIV/AIDS. Australia memperkenalkan perawatan kesehatan universal, yang dikenal sebagai Medibank, pada tahun 1975. Dilanjutkan oleh pemerintah penerusnya, sekarang sedang dalam pengembangan lebih lanjut, Medicare berdiri pada tahun 1984. Ia didanai oleh pajak pendapatan yang dipungut sebagai iuran Medicare, kini dipatok sebesar 1,5%. Secara tradisional, tanggung jawab pengelolaan kesehatan masyarakat dibagi antara pemerintah federal dan pemerintah negara bagian. Negara bagian mengelola rumah sakit dan memperbantukan jasa rawat-jalan, sementara persemakmuran mendanai Alur Manfaat Farmasi (pengurangan ongkos obat-obatan) dan praktik umum. Di bawah pemerintahan Rudd, sebuah rencana reformasi kesehatan dirintis, yang akan memungkinkan pemerintah federal mengambil "tanggung jawab penuh bagi perawatan kesehatan pokok", intinya mengambil alih tanggung jawab pengelolaan rumah sakit dan jasa rawat-jalan dari negara bagian. Seluruh pengeluaran untuk pembiayaan kesehatan (termasuk sektor swasta) adalah kira-kira 9,8 persen PDB.


2.2 Sistem Ekonomi Kesehatan di Negara Amerika Serikat

Amerika Serikat, disingkat dengan AS (bahasa Inggris: United States of America/U.S.A. disingkat United States/US), atau secara umum dikenal dengan Amerika saja adalah sebuah negara republik konstitusional federal yang terdiri dari lima puluh negara bagian dan sebuah distrik federal. Negara ini terletak di bagian tengah Amerika Utara, yang menjadi lokasi dari empat puluh delapan negara bagian yang saling bersebelahan, beserta distrik ibu kota Washington, D.C.. Amerika Serikat diapit oleh Samudra Pasifik dan Atlantik di sebelah barat dan timur, berbatasan dengan Kanada di sebelah utara, dan Meksiko di sebelah selatan. Dua negara bagian lainnya, yaitu Alaska dan Hawaii, terletak terpisah dari dataran utama Amerika Serikat. Negara bagian Alaska terletak di sebelah ujung barat laut Amerika Utara, berbatasan dengan Kanada di sebelah timur dan Rusia di sebelah barat, yang dipisahkan oleh Selat Bering. Sedangkan negara bagian Hawaii adalah sebuah kepulauan yang berlokasi di Samudra Pasifik. Amerika Serikat juga memiliki beberapa teritori di Pasifik dan Karibia. Dengan luas wilayah 3,79  juta mil persegi (9,83 juta km2) dan jumlah penduduk sebanyak 315 juta jiwa, Amerika Serikat merupakan negara terluas ketiga atau keempat di dunia, dan terbesar ketiga menurut jumlah penduduk. Amerika Serikat adalah salah satu negara yang paling multietnik dan paling multikultural di dunia, yang muncul akibat adanya imigrasi besar-besaran dari berbagai penjuru dunia.Iklim dan geografi Amerika Serikat juga sangat beragam dan negara ini menjadi tempat tinggal bagi beragam spesies.
Perekonomian
Amerika Serikat menerapkan sistem ekonomi kapitalis campuran yang didukung oleh ketersediaan sumber daya alam yang melimpah, infrastruktur yang dikembangkan dengan baik, dan produktivitas yang tinggi. Menurut International Monetary Fund (IMF), PDB AS adalah $15,1 triliun, atau sekitar 22% dari produk dunia bruto, dan dengan nilai pertukaran pasar hampir 19% dari total produk dunia bruto menurut keseimbangan kemampuan berbelanja (KKB). Jika dihitung sebagai negara tunggal, angka ini merupakan yang terbesar di dunia; PDB nasional AS hanya 5% lebih kecil dari total PDB Uni Eropa yang jumlah populasinya 62% lebih banyak. Di antara negara-negara lainnya, Amerika Serikat menempati peringkat ke-9 di dunia menurut PDB nominal per kapita dan peringkat 6 menurut PDB (KKB) per kapita. Dolar Amerika Serikat adalah cadangan mata uang utama di dunia.
Amerika Serikat adalah importir barang terbesar pertama dan eksportir terbesar kedua di dunia, meskipun ekspor per kapita nya masih agak rendah. Pada tahun 2010, total defisit perdagangan Amerika Serikat adalah $635 biliun. Kanada, RRC, Meksiko, Jepang, dan Jerman adalah mitra perdagangan utama AS. Pada 2010, minyak adalah komoditas impor terbesar, sedangkan alat transportasi adalah komoditas ekspor terbesar Amerika Serikat. RRC dan Jepang adalah dua negara asing terbesar pemegang utang publik AS.
Bursa Saham New York di Wall Street adalah bursa saham terbesar di dunia menurut total kapitalisasi pasar.
Pada tahun 2009, sektor swasta diperkirakan menyumbangkan 86,4% bagi perekonomian nasional, diikuti oleh perekonomian pemerintah federal sebesar 4,3% dan perekonomian negara bagian dan pemerintah daerah (termasuk transfer federal) sebesar 9,3%. Perekonomian AS tergolong ke dalam perekonomian pascaindustri; sektor jasa menyumbangkan sekitar 67,8% bagi total PDB. Meskipun demikian, AS masih dianggap sebagai kekuatan industri utama di dunia. Ladang bisnis utama menurut penerimaan bisnis bruto berasal dari sektor perdagangan grosir dan ritel; sedangkan menurut pendapatan bersih, bisnis utama perekonomian AS adalah manufaktur.
Sektor manufaktur didominasi oleh produk-produk kimia. AS merupakan produsen minyak terbesar ketiga di dunia, dan juga importir minyak terbesar. Negara ini juga menjadi produsen terbesar energi nuklir dan listrik, begitu juga dengan gas alam likuid, sulfur, fosfat, dan garam. Meskipun sektor pertanian hanya menyumbangkan kurang dari 1% bagi total PDB, AS merupakan produsen terbesar tanaman jagung dan kedelai. Bursa Saham New York adalah bursa saham terbesar di dunia menurut jumlah dagangan dalam dolar. Coca-Cola dan McDonald's adalah dua merek dagang asal AS yang paling terkenal di dunia.
Pada Agustus 2010, angkatan kerja di Amerika Serikat berjumlah 154,1 juta orang. Sektor pemerintahan adalah sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja, yang mempekerjakan sekitar 21,2 juta orang. Sedangkan sektor swasta yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah sektor kesehatan dan bantuan sosial, mempekerjakan lebih dari 16 juta orang. Sekitar 12% angkatan kerja di AS telah tergabung ke dalam serikat pekerja, lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara di Eropa Barat (30% secara keseluruhan). Pada 2011, Bank Dunia menempatkan AS di peringkat teratas negara-negara di dunia dari segi kemudahan dalam merekrut dan memecat tenaga kerja.
Resesi ekonomi global 2008-2012 sangat memengaruhi perekonomian Amerika Serikat. Sebagai contoh, tingkat pengangguran semakin tinggi, Indeks Kepercayaan Konsumen rendah, pendapatan rumah tangga terus menurun, dan penyitaan serta kebangkrutan pribadi semakin meningkat, yang ujung-ujungnya memicu krisis utang federal, inflasi, dan melonjaknya harga bahan pangan dan minyak bumi. Meskipun data resmi menunjukkan bahwa perekonomian AS sudah pulih, sebuah jajak pendapat pada tahun 2000 menunjukkan bahwa separo warga Amerika menganggap perekonomian AS masih dalam keadaan resesi, bahkan lebih parah lagi, depresi. Pada tahun 2009, AS menjadi negara dengan produktivitas tenaga kerja per orang tertinggi ketiga di dunia, di belakang Luksemburg dan Norwegia. Pada tahun yang sama, AS juga menjadi negara keempat yang paling produktif per jam, di belakang kedua negara yang disebutkan sebelumnya dan Belanda. Jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa, tarif pajak penghasilan di AS masih lebih tinggi, sedangkan pajak konsumen tarifnya lebih rendah.

Kesehatan
Angka harapan hidup di Amerika Serikat pada tahun 2011 adalah 78,4 tahun; peringkat ke-50 dari 221 negara. Meningkatnya obesitas di AS dan semakin majunya kesehatan di negara-negara lain adalah faktor utama yang menyebabkan menurunnya peringkat angka harapan hidup negara ini sejak tahun 1987; yang mana pada saat itu AS menempati peringkat ke-11 di dunia. Tingkat obesitas di Amerika Serikat termasuk yang tertinggi di dunia. Diperkirakan sepertiga dari populasi orang dewasa mengidap obesitas dan sepertiganya lagi memiliki kelebihan berat badan; tingkat obesitas di negara ini adalah yang tertinggi jika dibandingkan dengan negara-negara industri lainnya, meningkat dua kali lipat dalam seperempat abad terakhir. Diabetes tipe 2, penyakit yang terkait dengan obesitas, telah dianggap sebagai wabah oleh para pakar kesehatan. Angka kematian bayi adalah 6,06 per 1000, menempatkan AS di peringkat ke-46 dari 222 negara.
Amerika Serikat adalah negara terdepan dalam inovasi kedokteran. Menurut sebuah jajak pendapat oleh para dokter pada tahun 2001, Amerika Serikat mengembangkan atau memberikan kontribusi yang signifikan terhadap 9 dari 10 inovasi kedokteran teratas yang paling penting sejak tahun 1975, sedangkan Uni Eropa dan Swiss jika digabungkan hanya menyumbangkan lima kontribusi. Sejak 1966, AS adalah penerima Hadiah Nobel Kedokteran terbanyak daripada negara manapun di dunia. Dari 1989-2002, investasi di perusahaan-perusahaan bioteknologi swasta di Amerika Serikat lebih banyak/ref> Selama beberapa dekade terakhir, tenaga nuklir di Amerika Serikat hanya memainkan peran yang relatif kecil jika dibandingkan dengan sebagian besar negara maju lainnya; hal ini antara lain disebabkan oleh persepsi publik yang muncul akibat musibah 1979. Pada tahun 2007, beberapa usulan untuk membangun pembangkit nuklir yang baru mulai diajukan. empat kali lipat jika dibandingkan dengan Eropa.
Anggaran kesehatan di Amerika Serikat jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya, baik yang diukur menurut pengeluaran per kapita ataupun menurut persentasenya dari PDB. Pelayanan kesehatan di AS dikelola melalui kerja sama antara sektor publik dan swasta, dan tidak bersifat universal seperti di kebanyakan negara-negara maju lainnya. Pada tahun 2004, asuransi swasta membiayai 36% dari pengeluaran kesehatan pribadi, swasta 15%, dan pemerintah federal, negara bagian, dan pemerintah daerah membiayai 44%.
Pada tahun 2005, 46,6 juta warga Amerika, atau 15,9% dari total populasi, tidak diasuransikan; meningkat dari 5,4 juta pada tahun 2001. Penyebab utama kenaikan ini adalah semakin berkurangnya jumlah pengusaha Amerika yang mengasuransikan karyawannya. Tingginya jumlah penduduk Amerika yang tidak diasuransikan telah menjadi isu politik utama akhir-akhir ini. Pada tahun 2006, Massachusetts menjadi negara bagian pertama yang mewajibkan asuransi kesehatan universal. Sebuah Undang-undang federal dirumuskan pada tahun 2010 untuk membentuk suatu sistem asuransi kesehatan universal di seluruh negara bagian, yang akan mulai diberlakukan pada 2014.





2.3 Sistem Ekonomi Kesehatan di Negara Swedia

Swedia , nama resminya Kerajaan Swedia, adalah sebuah negara Nordik di Skandinavia, Eropa Utara. Negara ini berbatasan dengan Norwegia di barat dan Finlandia di timur laut, Selat Skagerrak dan Selat Kattegat di barat daya, serta Laut Baltik dan Teluk Bothnia di timur. Swedia terhubung dengan Denmark melalui sebuah jembatan-terowongan melewati Öresund. Dengan luas 450,295 square kilometer (173,860 sq mi), Swedia adalah negara terluas ketiga di Uni Eropa, dengan total penduduk sekitar 9,8 juta jiwa. Swedia memiliki kepadatan penduduk rendah dengan 21 inhabitants per square kilometer (54 /sq mi), sebagian besar penduduk tinggal di setengah belahan selatan negara. Sekitar 85% penduduk tinggal di kawasan perkotaan. Swedia Utara sebagian besar merupakan kawasan pertanian, sedangkan di utara sebagian besar hutan. Swedia bagian dari kawasan geografi Fennoscandia.
Ekonomi
Swedia adalah negara terkaya ketujuh di dunia menurut PDB (pendapatan domestik bruto) per kapita dan tingginya standar hidup yang dirasakan oleh warga negaranya. Swedia adalah negara ekonomi campuran berbasis ekspor. Kayu, tenaga air dan bijih besi adalah sumber daya alam utama. Sektor rekayasa di Swedia menyumbang 50% keluaran dan ekspor, sedangkan telekomunikasi, otomotif, dan farmasi juga sangat penting. Swedia adalah pengekspor senjata terbesar kesembilan di dunia. Pertanian menyumbang 2% PDB dan angkatan kerja. Negara ini berada di posisi tertinggi untuk penetrasi akses telepon dan internet.
Tahun 2010, koefisien Gini pendapatan negara ini adalah yang terendah ketiga di antara negara-negara maju dengan 0.25—sedikit di atas Jepang dan Denmark-sehingga kesenjangan pendapatan di negara ini rendah. Namun, koefisien kekayaan Swedia adalah 0.853, menjadikannya kedua tertinggi di negara maju dan di atas rata-rata Eropa, menyebabkan kesenjangan kekayaan tinggi.
Dari strukturnya, ekonomi Swedia dikarakterisasikan pada sektor manufaktur berorientasi ekspor berbasis pengetahuan, sektor jasa bisnis, dan sektor pelayanan publik. Organisasi besar, baik manufaktur dan jasa, mendominasi ekonomi Swedia. Manufaktur teknologi medium dan tinggi menyumbang 9.9% PDB.
20 perusahaan terbesar di Swedia tahun 2007 adalah Volvo, Ericsson, Vattenfall, Skanska, Sony Ericsson Mobile Communications AB, Svenska Cellulosa Aktiebolaget, Electrolux, Volvo Personvagnar, TeliaSonera, Sandvik, Scania, ICA, Hennes & Mauritz, IKEA, Nordea, Preem, Atlas Copco, Securitas, Nordstjernan dan SKF. Sebagian besar industri di Swedia dipegang swasta. Perusahaan publik tidak memegang peranan yang besar.
Pertumbuhan PDB Swedia, 1996–2006.
Sekitar 4,5 juta penduduk Swedia memiliki pekerjaan dan sekitar sepertiga angkatan kerja menyelesaikan pendidikan tinggi. Dalam hal PDB per jam kerja, Swedia menempati posisi kesembilan tertinggi tahun 2006, dengan US$31, dibandingkan US$22 di Spanyol da US$35 di Amerika Serikat. PDB per jam kerja tumbuh 2.5% per tahun dan pertumbuhan produktivitas neraca dagang sekitar 2%. Menurut OECD, deregulasi, globalisasi, dan pertumbuhan sektor teknologi menjadi penggerak produktivitas utama. Swedia adalah pemimpin dunia dalam hal privatisasi pensiun dan masalah pendanaan pensiun relatif kecil dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.
Swedia bagian dari Kawasan Schengen dan pasar tunggal Uni Eropa.
Total pajak yang dikumpulkan negara ini sebagai persentase PDB pernah mencapai puncaknya tahun 1990 yaitu 52.3%. Negara ini mengalami krisis perbankan dan real estat tahun 1990–1991, dan kemudian meluncurkan reformasi pajak tahun 1991. Sejak 1990, pajak sebagai persentase PDB yang dikumpulkan negara semakin berkurang, dengan total tingkat pajak dari pendapatan tertinggi mengalami penurunan terbanyak. Tahun 2010 45.8% PDB negara dikumpulkan dari pajak, tertinggi kedua di antara negara-negara OECD, dan hampir 2x dari Amerika atau Korea Selatan.
Swedia adalah negara dengan ekonomi paling kompetitif keempat di dunia, menurut Forum Ekonomi Dunia dalam Laporan Kekompetitifan Global 2012–2013. Swedia juga menempati posisi terbaik dalam Indeks Ekonomi Hijau Dunia (Global Green Economy Index, GGEI) 2014. Swedia menempati posisi keempat dalam IMD World Competitiveness Yearbook 2013. Menurut buku The Flight of the Creative Class yang dibuat oleh profesor ekonomi Amerika Richard Florida dari Universitas Toronto, Swedia memiliki kreativitas terbaik di Eropa untuk berbisnis dan bisa menjadi magnet bagi pekerja-pekerja dunia.
Swedia mempertahankan mata uangnya, krona Swedia (SEK), sebagai bagian dari penolakan euro pada sebuah referendum. Riksbank—didirikan 1668 dan menjadi bank sentral tertua di dunia—saat ini berfokus pada stabilitas harga dengan target inflasi 2%. Menurut Survei Ekonomi Swedia 2007 oleh OECD, inflasi rata-rata negara ini adalah yang terendah di antara negara-negara Eropa sejak pertengahan 1990-an, berkat deregulasi dan mengikuti globalisasi.
Mitra dagang terbesar negara ini adalah Jerman, Amerika Serikat, Norwegia, Inggris, Denmark, dan Finlandia
Sistem Kesehatan Di Negara Swedia
Negara-negara Skandinavia yang dikenal dengan catatan kependudukannya yang lengkap dan terpadu menjadi salah satu rujukan oleh PBB dalam hal  pengembangan statistik pemerintahan, kependudukan, sistem informasi kesehatan dan lain lain. Data yang didapatkan dari sistem terebut menjadi ladang bagi penelitian di seluruh dunia yang berujung pada peningkatan sistem dan kualitas hidup warganya.
Masyarakat di Swedia asuransi kesehatan warganya adalah gratis dan dibebankan pada pajak yang didapat dari warganya. Setiap warga memiliki akses yang sama terhadap pelayanan kesehatan. Sistemnya juga mirip di Indonesia dimana pelayanan dimulai di unit kecil puskesmas (ward central). Saat kita berkunjung ke rumah sakit atau puskesmas di Swedia yang diperlukan adalah Personal Identity Number/Personnummer atau kalau di Indonesia mirip dengan Nomor Induk Kependudukan yang ada di KTP kita. Dengan PIN ini data kita akan otomatis tercatat dan dapat langsung tergabung dengan data lainnya. Resep obat pun  berupa elektronik resep dan diambil di apotik dengan sekali lagi menggunakan PIN kita.
Sistem kesehatan ini adalah bagian dari banyak database yang terintegrasi seluruh Swedia. Semua sistem tersebut didukung pemerintah dengan memberikan hamper 10% dari GPD untuk pelayanan kesehatan dan medis warganya. Dengan adanya sistem yang terintegrasi dan “well connected”, pengumpulan data statistik dasar sebagai bahan perencanaan pembangunan pemerintah menjadi lebih mudah. Penelitian-penelitian dengan menggunakan data tersebut atau yang dikenal dengan istilah register-based research dapat dilakukan oleh berbagai pihak seperti universitas atau lembaga riset lainnya, baik berkenaan dengan kesehatan, kependudukan maupun social ekonomi.
Di Swedia penelitian semacam itu sudah banyak sekali dilakukan dan berdampak besar pada kebijakan publik. Seperti hasil riset terakhir menyimpulkan bahwa memberikan bantuan kepada miskin memberikan efek negatif mereka akan miskin terus ini salah satunya karena yang diberi bantuan cenderung menjadi pasif. Berdasarkan riset ini pemerintah mencari solusi lain untuk pengentasan kemiskinan.
Di Negara Swedia, pelayanan kesehatan masyarakat dijalankan dengan menggunakan sistem desentralisasi yang dikoordinasi oleh pemerintah pusat, dewan kota (county council) dan pemerintah kotamadya (municipal government/Sveriges kommuner). Pemerintah pusat bertanggungjawab dalam menentukan prinsip dasar dan panduan umum serta menetapkan kebijakan politik di bidang kesehatan dengan mempertimbangkan masukan-masukan dari dewan kota dan pemerintah kotamadya. Sementara itu, dewan kota dan pemerintah kotamadya sendiri bertanggungjawab dalam menyediakan pelayanan kesehatan langsung ke masyarakat dengan kualitas yang baik, termasuk didalamnya perawatan gigi gratis kepada anak-anak sampai mereka berusia 20 tahun. Sistem pelayanan kesehatan masyarakat ini utamanya didanai dari pajak nasional dan pajak daerah (lebih dari 80%).
Terkait dengan pajak, standar biaya hidup di Swedia termasuk dalam kategori “mahal” dalam jajaran negara-negara di Eropa, bahkan di negara-negara maju. Namun demikian, negara Viking yang berada dibelahan bumi bagian utara ini mampu menyediakan pelayanan masyarakat yang baik (bahkan saya sebagai pendatang disini dapat mengatakan yang terbaik), tidak hanya dibidang kesehatan tetapi juga bidang-bidang lainnya seperti pendidikan, sanitasi, transportasi umum, jaminan sosial dan sebagainya.
Masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pembayaran pajak yang tinggi. Setinggi apa? Contoh, pajak penghasilan suami sekitar 32%. Dari sisi pemerintah sendiri, terutama pemerintah kota, benar-benar mengelola pajak dengan baik agar manfaatnya dapat kembali/dirasakan kepada masyarakat. Ada ungkapan yang menyatakan, “orang kaya bak dimiskinkan, orang miskin bak dikayakan”. Kesenjangan sosial hampir tidak kentara. Dengan memiliki nomor identitas penduduk (personal number), masyarakat di Swedia mendapatkan akses yang baik terhadap pelayanan publik, termasuk didalamnya terdaftar didalam sistem asuransi sosial (försäkringskassan) sehingga orang umum beranggapan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis (adapun biaya yang dikeluarkan hanyalah seperti biaya administrasi yang tidak bisa dibanding dengan kualitas pelayanan yang diberikan, sangat kecil!).
Masyarakat sendiri merasakan manfaatnya, seperti hampir tidak sepeser pun uang pribadi keluar dari kantong suami ketika saya melahirkan Ghaisa, anak saya yang pertama, mulai dari konsultasi kesehatan kehamilan sampai dengan proses kelahiran anak (normal dan operasi caesar). Biaya yang saya keluarkan hanyalah biaya administrasi rawat inap sekitar 80 SEK – 100 SEK per hari (setara dengan Rp 144.000 – Rp 180.000, dengan kurs 1 SEK = Rp 1800), padahal pelayanannya sangatlah baik tanpa mengenal kasta VVIP, VIP dan bangsal. Tak ada puskesmas dan rumah sakit di daerah kota dan “desa” dengan embel-embel “bertaraf internasional”. Memang semua sudah memenuhi standar internasional. Mau pejabat, rektor, ekspat, imigran sampai pengangguran, semua pelayanan kesehatan disini SAMA, sesuai standar kesehatan yang berlaku di Swedia.

Swedia menerapkan sistem jaminan sosial Nordik yang menyediakan layanan kesehatan universal dan pendidikan tinggi untuk warga negaranya. Swedia menempati posisi kedelapan dalam pendapatan per kapita di dunia dan menempati posisi tinggi dalam berbagai sektor, seperti kualitas hidup, kesehatan, pendidikan, perlindungan kebebasan sipil, kekompetitifan ekonomi, kesetaraan, kemakmuran dan Indeks Pengembangan Manusia. Swedia menjadi anggota Uni Eropa sejak 1 Januari 1995, namun menolak keanggotaan zona Euro setelah referendum. Negara ini juga anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, Dewan Nordik, Dewan Eropa, Organisasi Perdagangan Dunia dan Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).













BAB III
          PENUTUP


3.1 Kesimpulan
1. Ekonomi Australia menganut sistem ekonomi pasar dengan PDB per kapita yang tinggi dan angka kemiskinan yang rendah. Negara ini menduduki peringkat kedua dalam hal Indeks Pembangunan Manusia PBB Tahun 2010 dan menduduki peringkat pertama dalam hal Indeks Kemakmuran yang diterbitkan oleh Legatum pada Tahun 2008. Kesehatan Harapan hidup di Australia cukup tinggi, 78,7 tahun untuk laki-laki dan 83,5 tahun untuk perempuan yang lahir pada tahun 2006. Australia menduduki peringkat tertinggi kanker kulit di dunia, sementara rokok adalah penyebab penyakit dan kematian terbesar yang dapat dicegah. Di bawah pemerintahan Rudd, sebuah rencana reformasi kesehatan dirintis, yang akan memungkinkan pemerintah federal mengambil "tanggung jawab penuh bagi perawatan kesehatan pokok", intinya mengambil alih tanggung jawab pengelolaan rumah sakit dan jasa rawat-jalan dari negara bagian. Seluruh pengeluaran untuk pembiayaan kesehatan (termasuk sektor swasta) adalah kira-kira 9,8 persen PDB.
2. Amerika Serikat menerapkan sistem ekonomi kapitalis campuran yang didukung oleh ketersediaan sumber daya alam yang melimpah, infrastruktur yang dikembangkan dengan baik, dan produktivitas yang tinggi. Di antara negara-negara lainnya, Amerika Serikat menempati peringkat ke-9 di dunia menurut PDB nominal per kapita dan peringkat 6 menurut PDB (KKB) per kapita. Dolar Amerika Serikat adalah cadangan mata uang utama di dunia. Amerika Serikat adalah importir barang terbesar pertama dan eksportir terbesar kedua di dunia, meskipun ekspor per kapita nya masih agak rendah. Pada tahun 2010, total defisit perdagangan Amerika Serikat adalah $635 biliun. Kanada, RRC, Meksiko, Jepang, dan Jerman adalah mitra perdagangan utama AS. Angka harapan hidup di Amerika Serikat pada tahun 2011 adalah 78,4 tahun; peringkat ke-50 dari 221 negara. Meningkatnya obesitas di AS dan semakin majunya kesehatan di negara-negara lain adalah faktor utama yang menyebabkan menurunnya peringkat angka harapan hidup negara ini sejak tahun 1987; yang mana pada saat itu AS menempati peringkat ke-11 di dunia. Tingkat obesitas di Amerika Serikat termasuk yang tertinggi di dunia. Pelayanan kesehatan di AS dikelola melalui kerja sama antara sektor publik dan swasta, dan tidak bersifat universal seperti di kebanyakan negara-negara maju lainnya. Pada tahun 2004, asuransi swasta membiayai 36% dari pengeluaran kesehatan pribadi, swasta 15%, dan pemerintah federal, negara bagian, dan pemerintah daerah membiayai 44%.
3. Swedia adalah negara terkaya ketujuh di dunia menurut PDB (pendapatan domestik bruto) per kapita dan tingginya standar hidup yang dirasakan oleh warga negaranya. Swedia adalah negara ekonomi campuran berbasis ekspor. Kayu, tenaga air dan bijih besi adalah sumber daya alam utama. Swedia adalah pengekspor senjata terbesar kesembilan di dunia. Dari strukturnya, ekonomi Swedia dikarakterisasikan pada sektor manufaktur berorientasi ekspor berbasis pengetahuan, sektor jasa bisnis, dan sektor pelayanan publik. Sekitar 4,5 juta penduduk Swedia memiliki pekerjaan dan sekitar sepertiga angkatan kerja menyelesaikan pendidikan tinggi. Negara-negara Skandinavia yang dikenal dengan catatan kependudukannya yang lengkap dan terpadu menjadi salah satu rujukan oleh PBB dalam hal  pengembangan statistik pemerintahan, kependudukan, sistem informasi kesehatan dan lain lain. Data yang didapatkan dari sistem terebut menjadi ladang bagi penelitian di seluruh dunia yang berujung pada peningkatan sistem dan kualitas hidup warganya. Masyarakat di Swedia asuransi kesehatan warganya adalah gratis dan dibebankan pada pajak yang didapat dari warganya. Setiap warga memiliki akses yang sama terhadap pelayanan kesehatan. Sistemnya juga mirip di Indonesia dimana pelayanan dimulai di unit kecil puskesmas (ward central). Semua sistem tersebut didukung pemerintah dengan memberikan hamper 10% dari GPD untuk pelayanan kesehatan dan medis warganya. Dengan adanya sistem yang terintegrasi dan “well connected”, pengumpulan data statistik dasar sebagai bahan perencanaan pembangunan pemerintah menjadi lebih mudah.
Di Negara Swedia, pelayanan kesehatan masyarakat dijalankan dengan menggunakan sistem desentralisasi yang dikoordinasi oleh pemerintah pusat, dewan kota (county council) dan pemerintah kotamadya (municipal government/Sveriges kommuner). Swedia menerapkan sistem jaminan sosial Nordik yang menyediakan layanan kesehatan universal dan pendidikan tinggi untuk warga negaranya. Swedia menempati posisi kedelapan dalam pendapatan per kapita di dunia dan menempati posisi tinggi dalam berbagai sektor, seperti kualitas hidup, kesehatan, pendidikan, perlindungan kebebasan sipil, kekompetitifan ekonomi, kesetaraan, kemakmuran dan Indeks Pengembangan Manusia. Swedia menjadi anggota Uni Eropa sejak 1 Januari 1995, namun menolak keanggotaan zona Euro setelah referendum. Negara ini juga anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, Dewan Nordik, Dewan Eropa, Organisasi Perdagangan Dunia dan Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

3.2. Saran
Walau dalam tulisan ini merupakan salinan dari berbagai sumber yang kami peroleh, akan tetapi proses pengeditan merupakan suatu langkah yang sulit kami baik dari rasakan dalam penyelesaian makalah ini. Olehnya demikian adapun beberapa saran serta harapan kami guna penyempurnaan makalah-makalah Selanjutnya diharapkan kepada dosen mata kuliah dapat memberikan masukan yang berarti bagi kami sehingga penyusunan dan penulisan makalah selanjutnya dapat kami selesaikan dengan sebaiknya.



















                                                            DAFTAR PUSTAKA



http://papabhilchul.blogspot.co.id/2011/12/australia-sebagai-negara-maju.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat
https://id.wikipedia.org/wiki/Swedia
http://akoepoenya94.blogspot.co.id/2014/04/sistem-kesehatan-di-negara-swedia.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar